Bekerjasama dengan MoneyGram Ripple Semakin Melebarkan Sayapnya

Share:
MEDIACUAN - Jaringan transmisi uang utama, MoneyGram, telah menandatangani kemitraan strategis dengan perusahaan pembayaran berbasis blockchain, Ripple, menurut siaran pers pada 17 Juni kemarin.

MoneyGram mungkin masih asing bagi sebagian orang Indonesia dan masih kalah populer dari Western Union. Namun, seiring bergeraknya waktu, MoneyGram berhasil menggalang popularitas. Saat ini MoneyGram memiliki lebih dari 3000 agen di Indonesia, termasuk di Pulau Jawa, Sumatera, dan Kalimantan



Sebagai bagian dari perjanjian selama dua tahun, kedua perusahaan akan menjadi mitra dalam pembayaran lintas batas dan penyelesaian valuta asing dengan aset digital. Sebagai bagian dari perjanjian, MoneyGram akan dapat menarik hingga $ 50 juta dolar dari Ripple dengan imbalan ekuitas.

MoneyGram katanya akan menggunakan produk likuiditas xRapid dari Ripple, yang memungkinkan uang dikirim dalam satu mata uang dan langsung diselesaikan dalam mata uang tujuan secara cepat dan effisien. Dalam menggunakan token XRP Ripple untuk transfer semacam itu, xRapid nantinya dapat menyelesaikan transaksi seperti itu lebih cepat daripada dengan mata uang fiat atau aset digital utama lainnya.

Ketua dan CEO MoneyGram, Alex Holmes, mengatakan:

“Melalui produk xRapid Ripple, kami akan memiliki kemampuan untuk menyelesaikan dana langsung dari dolar AS ke mata uang tujuan secara 24/7, yang berpotensi merevolusi operasi kami dan secara dramatis merampingkan manajemen likuiditas global kami.”ungkapnya

Menurut situs web resmi nya, MoneyGram adalah perusahaan pembayaran terbesar kedua di dunia, yang beroperasi di lebih dari 200 negara. Sebagian besar bisnis MoneyGram ada di pasar pengiriman uang global, yang nilainya diperkirakan $ 600 miliar.

Pada bulan Maret, Bank Federal India (IFB), bank swasta komersial, bermitra dengan Ripple untuk menggunakan jaringannya untuk pengiriman uang lintas batas. Kemitraan ini merupakan bagian dari inisiatif untuk menerapkan teknologi baru ke jaringan pengiriman uang IFB, setelah juga meluncurkan dua platform di Uni Emirat Arab (UEA) untuk melakukan pembayaran ke India.

Awal bulan ini, Ripple kembali meluncurkan sebuah kantor di Brasil dengan tujuan untuk memperluas jangkauannya di seluruh Amerika Latin. Luiz Antonio Sacco, mantan CEO di anak perusahaan Brasil dari penyedia solusi garansi, dilaporkan akan memimpin kantor baru tersebut.

Tidak ada komentar